Dilansir Theverge, Jumat (8/8/2014), raksasa software Microsoft memberikan informasi kepada polisi bahwa seorang pria di Pennsylvania menerima dan berbagi konten pornografi anak melalui akun OneDrive miliknya. Pria tersebut akhirnya ditangkap.
Perusahaan asal Redmond ini bukan kali pertamanya mengungkap konten pornografi anak. Catatan pengadilan tahun lalu menunjukkan bahwa Microsoft turut andil dalam melaporkan pornografi anak pada sebuah akun OneDrive.
Microsoft memiliki sistem pemindai email dan storage cloud menggunakan teknologi PhotoDNA. Teknologi ini mampu melacak gambar pelecahan seksual anak dan mengenali foto secara otomatis, meskipun foto tersebut mengalami perubahan.
Google, Twitter dan Facebook menggunakan teknologi PhotoDNA milik Microsoft, membantu mereka untuk membangun database foto ilegal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar